Tuesday, 14 May 2013

Manfaat ASI; Dapat Mencegah Perilaku Buruk Anak di Kemudian Hari


Hanya empat bulan menyusui dapat mengurangi risiko anak-anak menjadi bersikap buruk hampir sepertiganya, kata hasil penelitian.

Penelitian yang sama menemukan, 16 persen anak-anak yang dibesarkan dengan  susu formula dalam empat bulan pertama kehidupannya memiliki masalah termasuk kecemasan, berbohong, mencuri, dan hiperaktif - lebih dari dua kali lipat mereka yang mendapatkan ASI untuk kurun yang sama.

Ketika pengaruh lainnya diperhitungkan, seperti latar belakang sosial dan ekonomi, pengurangan risiko masalah perilaku pada usia lima tahun disebabkan oleh menyusui 30 persen, menurut penelitian Universitas Oxford.

Studi yang dilakukan terhadap 9.500 ibu dan bayi ini dipimpin oleh Dr Maria Quigley, dari The National Perinatal Epidemiology Unit di Oxford University. Quigley mengatakan kemungkinan alasan untuk temuan termasuk interaksi antara ibu dan anak karena kontak fisik dekat dari usia dini.

Dalam studi itu, bayi yang diteliti yang mendapatkan sedikitnya empat bulan ASI. Orang tua diminta untuk mengisi kuesioner yang dirancang untuk menilai perilaku anak-anak mereka pada usia lima tahun.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa 16 persen anak-anak dengan susu formula dan 6 persen anak-anak disusui diberi skor abnormal, yang menunjukkan masalah perilaku.
 Quigley berkata, "Kami menemukan bahwa anak-anak yang diberi ASI selama minimal empat bulan kurang cenderung memiliki masalah perilaku pada usia lima tahun. 
Namun demikian, pengamatan yang mungkin belum akibat langsung dari menyusui - itu bisa saja ke sejumlah faktor," katanya.

Ibu baru disarankan untuk menyusui selama enam bulan pertama untuk melindungi bayi mereka dari kembung perut, infeksi dada, asma, eksim, dan alergi. Inggris merupakan negara dengan  tingkat menyusui terendah di Eropa, dengan hampir satu dari tiga ibu-ibu baru tidak pernah mencoba memberikan ASI pada bayinya.

Dukungan Ayah/ Suami, Kunci Sukses ASI Eksklusif


Setiap ibu menyusui membutuhkan dukungan agar bisa berhasil memenuhi kebutuhan ASI eksklusif bayi hingga 6 bulan. Dukungan dari suami, bisa sangat berpengaruh pada keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Dukungan ini bisa meningkatkan jumlah produksi hormon oksitosin, yakni hormon yang berperan penting meningkatkan jumlah ASI dan mengurangi stres pada ibu menyusui.

Kebanyakan ibu menyusui sering merasa khawatir jumlah ASI-nya tak cukup untuk si bayi, sehingga menyebabkan ibu merasa stres yang mempengaruhi jumlah ASI. Saat ini peran ayah dibutuhkan. Seorang ayah harus membuat ibu merasa nyaman dan harus meyakinkan ibu bahwa ASI nya bisa lancar.

Sebuah penelitian, bahkan pernah mengungkap bahwa tingkat keberhasilan pemberian ASI eksklusif bisa berhasil sukses manakala seorang ayah ikut mendorong ibu menyusui memberikan ASI pada bayi.

Seorang ayah yang mengerti dan memahami bagaimana manfaat ASI pasti akan selalu membantu ibu mengurus bayi, termasuk menggantikan popok, memandikan bayi dan memberikan pijatan pada bayi. Sementara ibu, berusaha fokus meningkatkan kualitas ASI-nya, dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang dan melakukan pola hidup sehat.

Bahkan di luar negeri, ada cuti untuk ayah yang memiliki bayi. Mereka diberi kesempatan memberikan dukungan pemberian ASI pada sang istri. Cuti yang diberikan mulai dari 2 minggu hingga 1 bulan. Dukungan ini sangat penting dan bermanfaat untuk ibu.

Dukungan ayah pada ibu juga bisa memberikan efek positif yang bermanfaat untuk kelancaran ASI. Saat ibu merasa nyaman, seorang bayi pun akan merasa tenang dan nyaman. Dengan demikian bayi pun bisa mendapatkan kualitas ASI terbaik.

Perlu pula diketahui bahwa hisapan bayi memberikan rangsangan sensorial yang dibawa neuron ke otak untuk merangsang kelenjar hipofise yang memproduksi hormon prolaktin dan hormon oksitosin. Hormon prolaktin bertugas memberi perintah agar sel-sel alveolus dalam payudara memproduksi ASI. Sementara hormon oksitosin menyebabkan sel mioepitel alveolus dan duktus berkontraksi, dan memompa ASI keluar dari puting. Hal ini dikenal dengan istilah let-down refleks.

Banyaknya ASI yang diproduksi dan dikeluarkan dari payudara, sesungguhnya diatur oleh isapan bayi. Makin sering bayi mengisap, makin sering ASI dikeluarkan, maka makin banyak ASI diproduksi.

Bolehkan Ibu Hamil & Menyusui Berpuasa? Dan Kapan Waktu Yang Tepat Mengajarkan Anak Berpuasa?


Bagaimana pendapat tentang ibu hamil atau menyusui mengikuti ibadah puasa? Apakah secara medis hal ini aman untuk mereka?

Sebenarnya untuk yang hamil dan menyusui boleh saja berpuasa,  tapi usahakan tetap memperhatikan kebutuhan dan kesimbangan gizi saat berbuka sampai dengan sahur. Pada wanita hamil dan menyusui tentu kebutuhan dan keseimbangan gizinya berbeda dengan wanita lainnya. Jadi untuk mendapatkan tubuh dan bayi yang sehat banyak-banyaklah mengkonsumsi makanan kandungan gizi baik, banyak minum dan konsumsi vitamin yang cukup. Jangan lupa juga untuk banyak beristirahat.
Bila tidak dapat melakukan ibadah tersebut, agama memperbolehkan dengan syarat menggantinya bila sudah tidak hamil lagi.

 

Apakah ada batasan umur untuk anak yang ingin ikut puasa?

Tidak ada patokan khusus kapan anak mulai dapat diajak berpuasa. Yang jelas, menunggu kesiapan anak untuk mengerti apa dan bagaimana puasa itu. Untuk tahap awal, memang pengertian yang diberikan sebatas menahan lapar dan haus, bangun untuk makan sahur, dsb. Komunikasi dua arah, dimana anak bukan hanya mengerti apa yang kita minta atau beritahu, tetapi anak juga bisa mengutarakan keinginannya, bisa menalar apa yang diberikan kepadanya.

Biasanya usia ketika anak sudah bisa berkomunikasi demikian, belajar puasa sudah bisa diperkenalkan, yaitu sekitar usia 4-5 tahun.

Namun, bukan berarti anak puasa penuh seperti orang dewasa. Belajar disini baru sebatas konsep menahan lapar dan haus (bila perlu dijelaskan pula menahan hawa nafsu). Yang penting tidak dipaksa. Konsep sahur dijelaskan sedemikian rupa, bahwa sahur itu adalah makan di dini hari untuk bekal energi selama berpuasa di siang hari. Jika memungkinkan anak diajari untuk ikut bangun sahur, jika tidak mau bisa kapan saja saat ia bangun di pagi hari. 

Begitupun dengan konsep berbuka. Tidak perlu dipaksakan anak berbuka sesuai dengan waktu orang dewasa, begitu ia sudah merasa tak sanggup (umumnya karena haus) maka ajaklah ia berbuka, meski mungkin baru 2 jam saja ia “sahur”.

Pada prinsipnya puasa tidak membahayakan anak, karena umumnya mereka juga bisa menahan lapar (lebih sulit menahan haus), apalagi pada anak-anak yang “tidak suka makan”. Kalaupun mereka tidak tahan, alarm mereka akan jalan, mereka akan mencari makanan dan minuman sendiri.
Ketika anak sudah lebih besar lagi (usia 6 tahun), konsep puasa yang sebenarnya, lebih bisa diterapkan. Pada usia ini, beberapa anak sudah bisa puasa sehari penuh, ada pula yang setengah hari, ada pula yang menolak puasa. Namun prinsipnya jangan dipaksa, tetap diberikan pengertian mengapa kita harus berpuasa. Jika memungkinkan proses belajar puasa dilakukan bertahap, misalkan hari ini buka jam 10, besok jam 11, besoknya lagi jam 12, dst.

Jika anak tampak lesu, lihat kondisi keseluruhannya, jika ia lemas sekali, boleh tawarkan puasa setengah hari, jika anak menolak dan mau berpuasa, maka berikan aktivitas yang dapat mengalihkan kelesuannya, misalkan mengaji bersama, membaca majalah, mandi, tidur secukupnya, menyiapkan makanan berbuka, dsb.

Berdasarkan pengalaman pribadi, di keluarga besar saya, rata-rata anak usia sekolah yang sudah puasa full sekitar umur 8-9 tahun, meski begitu ada yang sejak umur 6 tahun sudah mulai puasa full satu hari.

Jadi kapan anak siap diajak berpuasa? Tentunya kembali lagi, melihat kesanggupan dari anak itu sendiri, namun pada umumnya sejak usia 6 tahun tubuh sudah siap untuk berpuasa sehari penuh, jadi jangan takut puasa akan membahayakan kesehatannya.

So… Happy ramadhan fasting… Semoga puasa kali ini penuh keberkahan bagi kita semua.......

Tanya-tanya Seputar ASI

Hai mom...
Berikut sy share hasil nge-googling seputar ttg ASI. Semoga bermanfaat yah ^^


BERAPA lama ASI tahan disimpan di freezer?

Sebaiknya ASI tak ditaruh di freezer , karena waktu dihangatkan ada beberapa kandungannya yang menurun kualitasnya. Taruhlah di chiller (tempat antara freezer dan bagian bawahnya, yang biasa untuk menyimpan keju, mentega dan sebagainya). Penyimpanan ASI bisa tahan 2-3 minggu. Bahkan, sampai sebulan ASI tak akan busuk. Yang membuat pembusukan adalah bakteri hingga terjadi fermentasi asam dan sebagainya. Kalau bakteri tak tumbuh, tak terjadi pembusukan. Bakteri tak tumbuh kalau suhunya tak sesuai. Bakteri bisa tumbuh dengan kondisi suhu udara 37 derajat Celcius. Untuk diberikan pada bayi, ASI dihangatkan dulu pakai steamer atau air hangat dalam baskom dan botolnya direndam didalamnya.

Jika ASI dimasukkan dalam botol dan ditaruh di suhu luar, berapa lama tahannya?

Tergantung seberapa bersih botolnya. Makin bersih botolnya, makin lama tahannya, bisa 4-6 jam. Tentunya untuk mengetahui terjadi tidaknya pembusukan, sebelum diberikan pada bayi harus dirasakan dulu oleh ibunya.

Apakah benar ASI yang seperti santan lebih bagus?

Soal warna dan kejernihan, jangan harapkan ASI sama putih dan bagusnya seperti susu kaleng. Bila ASI encer, keruh dan kuning, bukan berarti kualitasnya jelek. Rasa ASI juga sepet-sepet dan bayi tetap saja mengisapnya karena refleks, dia belum mengerti soal taste.
ASI tergantung pula dari apa yang dimakan ibu. Jika ibu banyak makan protein, memang warnanya agak sedikit keruh. Tapi, tak apa-apa. Dalam hal makanan, bagi ibu tak ada pantangan. Misal, tak ada kepercayaan kalau ibu banyak makan cabe nanti bayinya mencret. Yang mencret bukan bayinya tapi ibunya. Jadi, ibu boleh makan apa saja; yang manis, asin, asam, silakan. Begitu pun minuman, boleh soft drink , kopi, teh, susu, dan lainnya, asalkan jangan minum alkohol.
Pada etnis Tionghoa ada tradisi makan ayam arak. Nah, seringkali ini membuat bayinya jadi kuning, begitu pula dengan jamu. Memang sebagian besar ingridient jamu masuk ke dalam ASI dan dikonsumsi pula oleh si bayi hingga menyebabkan bayi jadi kuning. Tak berbahaya tapi membuat tak nyaman bagi orang tua karena bayinya kuning.

Setelah melahirkan, kapan ASI akan keluar?

Dalam waktu seminggu. Keluarnya pun sedikit demi sedikit. Kecuali bila sudah anak ketiga, hari kedua saja sudah banyak ASI keluar. Karena biasanya kalau baru anak pertama, ibu penuh dengan kecemasan, bagaimana anaknya dan sebagainya, hingga ada ketaknyamanan. Makin nyaman ibu, makin cepat ASI keluar.
Agar ASI keluar harus diisapkan pada bayinya meskipun belum keluar dan masih kosong. Supaya banyak produksi ASI-nya, ibu harus banyak minum, sekitar 2 liter atau lebih dan makan yang sehat. Mengkonsumsi sayur katuk sebetulnya yang berpengaruh pada produksi ASI-nya adalah air katuknya. Sayurnya sendiri sebagai pengisi mineral dan zat besi yang bagus.

Bagaimana cara memenuhi kebutuhan makan bayi selama ASI belum lancar keluar?

Tak perlu dipenuh-penuhi. Biarkan saja natural. Bayi selama 3 hari tak diberi makan tak akan membuatnya mati. Karena bayi lahir cukup bulan ini punya cadangan yang cukup. Jika si bayi menangis, susui saja atau lihat apakah ada yang basah. Tentu saja keyakinan ini sangat sulit diperoleh ibu, bahwa tak perlu diberikan susu formula. Umumnya orang tua menganggap bayinya menangis pasti kelaparan karena ASI-nya tak keluar. Nah, makin cemaslah orang tua dan makin beralih ke susu formula.

Apa penyebab ASI tak mau keluar?

Secara alamiah semua ASI akan keluar. Tuhan tak membedakan satu ibu dengan lainnya. Hanya saja tergantung dari keyakinan diri ibu sendiri. Jadi, harus dari awal diniatkan dan disiapkan. Misal, waktu antenatal, payudaranya diurut, putingnya kalau ke dalam ditarik. Ini bisa dilakukan sejak trimester ketiga kehamilan. Dan mulai lagi setelah hari ketiga melahirkan.
Jika ASI tak keluar sama sekali, harus didiskusikan dengan ahli kebidanannya. Bisa karena minumnya kurang banyak atau makannya, atau ibunya kurang confident karena faktor psikologi juga berpengaruh. Makin cemas, makin tak keluar ASI-nya. Itu sebab, dalam memberikan ASI harus di ruangan yang tenang, tak banyak ngobrol, boleh sambil mendengarkan musik klasik, relaks. Tentu posisi menyusui harus betul: perut bayi bertemu dengan perut ibu. Tidak asal taruh bayinya karena bisa lecet-lecet puting ibunya.

Manakah yang lebih dianjurkan, memerah ASI dengan tangan/manual ataukah dengan mesin? Bolehkah bila bayi kelaparan diberikan air putih?

Memerah dengan mesin hanya soal waktu saja yang lebih cepat dibanding manual. Pemerahan yang benar dilakukan setelah pemberian ASI secara langsung pada bayi, sampai terasa payudaranya tak lagi keras dan sudah terasa kosong, tak ada lagi yang keluar. Jadi, kalau, misal, kosongnya 200 cc, maka produksinya pun akan sebanyak itu pula.
Anak bayi itu mirip dengan anak usia setahun, perutnya kosong setelah 4-6 jam. Jadi kalau bayinya tidur tak perlu dibangunkan untuk diberikan ASI. Pemberian ASI secara langsung tak bisa diukur jumlahnya. Ukurannya cukup bila BB-nya bertambah sesuai yang diharapkan.
Pemberian air putih hanya untuk membilas sehabis menyusu, sebanyak 2-3 sendok atau sekitar 15 cc. Air putih tak bisa mengenyangkan bayi, tapi bikin kembung. Kenyang diperoleh dari kalori.

Berapa lama waktu menyusui?

Yang terbaik, kanan dan kiri masing-masing 10 menit.

Apakah ibu yang sakit berpengaruh pada kualitas ASI-nya?
Pengaruhnya itu kalau, misal, ibunya minum obat seperti obat kanker, obat diabetes, tiroid, antibiotik. Kalau obat pilek, flu, pusing, yang masuk ke ASI itu kecil sekali, hingga bisa diabaikan. Sementara kalau minum jamu, takarannya enggak jelas tapi yang masuk ke ASI terkadang banyak.

Mengapa tiap kali habis diberi susu kaleng, bayi muntah? Bagaimana kita tahu bahwa dia berkecukupan makannya?

Bayi muntah paling sering terjadi karena terlalu banyak pemberian susunya. Atau kalau sendawa ada sebagian susu yang sudah masuk keluar lagi. Cara memberikan susu juga berpengaruh. Jangan memberikan susu satu botol secara terus menerus sampai habis. Istirahatlah setiap 20-30 cc sampai bayinya sendawa, lalu teruskan lagi. Kalau bayinya sudah berhenti mengisap, jangan diteruskan. Yang penting jumlahnya, bukan pemberian satu kali itu saja.
Untuk mengetahui apakah kebutuhan susunya sudah cukup, ada dua hal. Pertama, bila ibu menyusui akan terasa ASI-nya banyak keluar. Lalu kalau dari susu botol akan tampak jumlahnya berkurang. Kedua, anaknya tidur nyenyak, misal, 3-4 jam adalah tidur yang baik buatnya. Kalau bayinya bangun dan menangis, maka mulutnya akan mencari lagi puting ibunya karena lapar. Kalau bayi tidurnya hanya sebentar-sebentar, misal, 1 jam lalu bangun, berarti pemberian susu sebelumnya tak membuatnya kenyang. Paling objektif melihat kecukupan itu dari kenaikan berat badannya kira-kira 20-15 gram per hari. Kalau seminggu rata-rata 150-200 gram dan sebulan sekitar 700-800 gram. Jadi, kalau anaknya ada pertambahan tak perlu khawatir. Timbanglah 3 kali sehari atau seminggu sekali. Kalau kenaikannya 300 gram per minggu maka terlalu banyak.

Manfaat & Pentingnya ASI Untuk Bayi


ASI adalah makanan yang terbaik untuk bayi. ASI tidak hanya memberikan manfaat untuk bayi saja, melainkan untuk ibu, keluarga dan negara.

Manfaat ASI untuk Bayi

1.      Nutrien (zat gizi) dalam ASI sesuai dengan kebutuhan bayi.
2.    ASI mengandung zat protektif.
3.    Mempunyai efek psikologis yang menguntungkan bagi ibu dan bayi.
4.  Menyebabkan pertumbuhan dan perkembangan bayi menjadi baik.
5.    Mengurangi kejadian karies dentis.
6.   Mengurangi kejadian maloklusi.

Nutrien (zat gizi) dalam ASI sesuai dengan kebutuhan bayi Zat gizi yang terdapat dalam ASI antara lain : lemak, karbohidrat, protein, garam dan mineral, serta vitamin. ASI memberikan seluruh kebutuhan nutrisi dan energy selama 1 bulan pertama, separuh atau lebih nutrisi selama 6 bulan kedua dalam tahun pertama, dan 1/3 nutrisi atau lebih selama tahun kedua.

ASI mengandung zat protektif. Dengan adanya zat protektif yang terdapat dalam ASI, maka bayi jarang mengalami sakit. Zat-zat protektif tersebut antara lain:

1.      Laktobasilus bifidus (mengubah laktosa menjadi asam laktat dan asam asetat, yang membantu memberikan keasaman pada pencernaan sehingga menghambat pertumbuhan mikroorganisme).
2.    Laktoferin, mengikat zat besi sehingga membantu menghambat pertumbuhan kuman.
3.    Lisozim, merupakan enzim yang memecah dinding bakteri dan anti inflamatori bekerjasama dengan peroksida dan askorbat untuk menyerang E-Coli dan Salmonela.
5.    Faktor anti streptokokus, melindungi bayi dari kuman streptokokus.
6.   Antibodi.
7.    Imunitas seluler, ASI mengandung sel-sel yang berfungsi membunuh dan memfagositosis mikroorganisme, membentuk C3 dan C4, lisozim dan laktoferin.
8.    Tidak menimbulkan alergi.

Mempunyai efek psikologis yang menguntungkan bagi ibu dan bayi. Pada saat bayi kontak kulit dengan ibunya, maka akan timbul rasa aman dan nyaman bagi bayi. Perasaan ini sangat penting untuk menimbulkan rasa percaya (basic sense of trust).

Menyebabkan pertumbuhan dan perkembangan bayi menjadi baik. Bayi yang mendapatkan ASI akan memiliki tumbuh kembang yang baik. Hal ini dapat dilihat dari kenaikan berat badan bayi dan kecerdasan otak baik.

Mengurangi kejadian karies dentis.

Insidensi karies dentis  pada bayi  yang mendapat susu formula jauh lebih tinggi dibandingkan dengan bayi yang mendapat ASI. Kebiasaan menyusu dengan botol atau dot akan menyebabkan gigi lebih lama kontak dengan susu formula sehingga gigi menjadi lebih asam.

Mengurangi kejadian maloklusi.Penyebab maloklusi rahang adalah kebiasaan lidah yang mendorong ke depan akibat menyusui dengan botol dan dot.

Manfaat ASI bagi Ibu, Anak, Keluarga dan Negara lainnya bisa di baca 
http://amura-courier.blogspot.com/2011/09/manfaat-asi-bagi-ibu-anak-keluarga-dan.html

My Pregnancy at Week 27 ( Mom To Be )

Yayy dede udah 27 minggu, asiiik asiiik 89 days to go niih dr tgl estimasi kelahiran dede :) Aiiih 3 bulanan lagi, dag dig dug deeeer ngga kerasa bentar lagi udh nimang2 dede, dedenya udah oek oek minta nenen :p

Eh blm cerita nih ttg kehamilanku usia 25 sama 26nya, heuheu kemarin2 males nge-blog siy :D
Ya yg pasti sih masih sering sembelit alias susah pup..hihi makannya akhir2 ini suka beli buah pepaya. Keti sebelah kanan kadang suka gatel, gak tau penyebabnya apa krn biang keringat/ pembengkakkan kelenjar susu. Aku jg ga ke idean ginii nyari nama2 buat dede bayi, aslinya susah bangeeeeeeet!! ARgHh :'(
Udh sempet liat2 dan nanya2 nama bayi by google, tp blm ada yg sreg di hati..hiks Ya Allah tolonggg....

Kalo skrng, dede makin kenceng nendangnya, jedug2 mulu kadang sampe cenut2 mamanya jadi kebelet pipis :p
Kalo dede lagi gerak2, langsung deh aku tempelin tangan papanya, kalo sama papanya dia ngga berani nendang perut mamanya kenceng2, hehe lucu ya udh bisa bedain ini tangan mama sama tangan papanya :)
Trs malem2 pas mamanya udh super duper ngantuk, dede malah bangun. Walhasil gimana ya caranya biar dede bayi ikutan tidur? Akhirnya aku donlot di hp beberapa lullaby song for baby, yg ada ibu sama bapaknya yg ngantuk bukan babynya...hahahaha :p Dede bayinya mah malah seneng makin nendang2 ngga mau diem. So....kesini2 aku udh ngga dengerin lagi lullaby song for babynya.
Oia persiapan buat dede bayi jg blm banyak, Insya Allah sebelum dedenya lahir semuanya udah bisa kebeli & di siapin buat dede.
Nafsu makanku kadang juga sedikit berkurang, mungkin karena akhir2 ini sering masak, jd keburu kenyang duluan nyiapin masak buat suami. Pengennya sih jajan muluk beli susu ultra sama cemilan yg manis2, hehe

Oia kemarin abis USG, Alhamdulillah dokter bilang kalo dede sehat dan gemuk...hihihi tp mdh2an jg gak terlalu gemuk bgt dedenya biar mamanya bisa bersalin normal. Bismillah moga2 di lancarkan oleh Allah SWT , Amin :)
Mama sama papa liat jari2 mungilnya dede...ih lucunya :)
Abis periksa juga mama dede room tour di Rumah Bersalin Harapan Bunda. Liat2 ruangan Azalea, Teratai sama ruang Anggrek. Our impression sih berasa lebih cocok sama ruang Teratai n Anggrek II. Kalau di ruang Teratai masih gedung baru jadi enak suasananya n rame krn menyatu satu gedung sama ruang praktek dokter. Kamarnya ngga terlalu besar siy, tapi cukup lumayan utk kamar 1 pasien, udh ada LCD TV, dispenser, AC, kamar mandi, sofa bed, dsb. Bismillah mudah2an rejeki papanya dede lancar jaya buat mamanya dede bersalin, Amin.
Kalo lemes2 sih masih, mama dede ini malesnya ngga ketulungan sampe2 papanya kebawa2 jd ikutan males ngapa2in. Bawaanya pengen bobooooo melulu. Kadang2 sih suka kliyengan, apa karna darah rendah ya?
Oia lupa cerita kalo skrng dede bayi suka cegukan loo, mamanya sempet panik kasian trs liat2 youtube n nemu video ini. Ternyata normal, Alhamdulillah :)



Inside Pregnancy Week 21-27

Tuesday, 7 May 2013

Checklist keperluan menyambut kelahiran dede bayi :)

Aku dapet list ini dari websitenya Lavie Baby House, bermanfaat bgt nih buat para moms baru seperti sy dlm menyiapkan keperluan menyambut kelahiran baby :) Dengan adanya checklist ini, kita sebagai mom tau apa yg perlu di beli/ tidak perlu.


Keperluan Pakaian Dede Bayi
* Baju Tangan Kutung 6 buah = udh ada 1/2 lusin/ lebih
* Baju Tangan Pendek 6/ 12 buah = belinya yg merk carter's jumper 1 set isi 5 buah n masih ada yg lain
Baju Tangan Panjang 6/ 12 buah = ada 1/2 lusin
* Popok Bayi 24 buah = udh di siapin sama Ibu mertua, blm tau brp jumlahnya, tp kalo ribet dede bayi mau di pakein disposable diapers aja/ clothdi
* Gurita Bayi 6/ 12 buah = udh beli 6 buah ( biasanya di pakek ketika tali pusar dede bayi belum lepas )
* Bedong 24 buah = udh beli 6 buah bedong rainbow merk baby chaz abisnya lucu polos tapi warnanya secerah pelangi :) ( ini di pakek sehabis mandi utk ngangetin badan dede bayi )
Waslap 3 buah = udh beli 2 buah
* Sarung Tangan & Kaki 6 set = udah beli 6 pasang
Kaos Kaki bayi 2 buah = udh beli 3 buah
Singlet Bayi 6 buah = ada 1/2 lusin
Slaber Bayi 2/ 3 buah = ada 3
* Topi Bayi 2 buah = ada 1
* Sleeping Bag 1 buah = pgn beli yg merk Hanaroo, baru adanya selimut bulu2.

Keperluan Kosmetik/ Mandi Dede Bayi
Aku sih belinya 1 paket yg kemasan hadiah gitu. Udah include baby oil, baby lotion, baby cologne, baby cream, * baby powder, baby bath + shampoo,* baby soap.
Minyak Telon/ Minyak Kayu Putih 1 buah kalo perlu beli banyak sekalian
Alkohol 70% utk mensterilkan kebersihan tali pusarnya dede sebelum puput
Kassa Steril

Keperluan Kamar Dede Bayi ( buat bobo )
Box baby 1 buah
Kasur baby 1 buah
Kelambu baby 1 buah
Bantal peang 1 buah
Bantal Guling 1 set
Sprei set baby 1 set
Perlak 2 buah =
nb : Kalo aku sih rencananya dede bayi ngga akan di tidurin di box baby, tapi tidur 1 ranjang sm aku supaya lebih terawasi & lebih nyaman aja krn dede bayi ada di sebelah & ngga perlu repot2 bangun dr kasur kalo dede bayinya nangis. So biar simple sih aku mau nyiapin matras bayi yg ada kelambunya aja, lebih simple & bisa di pindah2 alias di bawa2. Trs pgn bgt beliin dede bayi Blossom Sit Me Up Cozy yg Deluxe.

Tilam Ompol 12 buah = ada selusin
Bumper 1 buah =
Baby Tafel 1 set =
Selimut/ Comforter 1 buah = pgn beli merk Hanaroo yg fluffy blanket/ carter's fleece blanket double layer
Tempat Baju Baby 1 buah = udah ada lemari plastik
Waskom 2 buah =
Thermos Air Panas 1 buah = ada
Tempat Air Dingin 1 buah = 
Kapas Steril & Tempatnya 1 set  =
Tempat Sampah 1 buah = udah ada
Jolang Mandi/ Tempat mandi = ada
Tempat Sabun 1 buah = ada
Tempat Bedak = ada
Sisir 1 buah = ada
Peniti =
Thermometer 1 buah = ada
Gunting Kuku 1 buah = ada
Cotton Bud 1 set = ada
Sedotan Ingus = ada
Handuk baby = ada banyak

Keperluan Lain - Lain
Jamu Habis Bersalin 1 set =
Pompa Susu/ Breast Pump 1 buah = ada merk Chicco
Breast Pad 1 pack = ada
Breast Shield 1 buah = ada
Botol Susu 3 buah = ada 4 buah
Sikat Botol & Dot 1 set = udah ada
Panci Steril 1 buah = ada
Empeng 1 buah = ga akan di beliin empeng, takut sampe gede masih ngempeng
Tissue Basah 1 pack = ada banyaak belinya pas lagi promo buy 1 get 1

Keperluan Buat Mommynya
Gurita Ibu 4 buah = ada 2 buah
BH menyusui 2 buah = Tau deh aku beli BH menyusui apa ngga, skrng aja pake BH rasanya sumpek bgt haha
Nipple Puller 1 buah = ada
Pembalut Bersalin 1 pack = ada
Handuk Good Morning 6 buah = ada
Kain Panjang 1 buah = udah ada 2 buah
Handuk = ada
Daster = ada
* Baju Hamil 1 buah = ada

Mom yg aku kasih tanda * maksudnya di siapkan @1 buah utk persiapan pulang dari RS.
Di list ini masih ada yg kurang, so aku review list keperluan dede bayi lainnya.
Antara lain :
Baju Hangat/ Jaket 1 buah yg bisa di pakai baby new born hingga usia 3 bulan ( kalo pergi2 ), di rumah pake selimut aja.
Anti Slip Bak Mandi Baby 1 buah
Sikat Lidah 1 buah ( atau memakai kain kassa yg di lilitkan di telunjuk mommy )
Kain gendongan 1 buah/ baby wrap = pgnnya merk hanaroo/ hotslings, kalo dede udh gedean papinya pgn beliin baby carrier.
Jemuran Gantung 2 buah = ada 1 buah
Wadah Popok Kotor 1 buah

Dan ini juga ada;
Daftar Perlengkapan Bayi Baru Lahir Utk Bepergian

Stroller Baby = ada
Car seat Baby = 
Baby Carrier/ Sling/ Wrap = ada (dapet gift dari Ibu Mertua, yayy)
Tas Pakaian Baby = ada (gift dari Ibu Mertua)
Baby Diapers Bag = ada
Box utk Menyimpan Botol = ada
Milk Powder Container = ada
Bottle Warmer

Kalo baby udh usia 6 bulan ke atas, mommy jg mungkin memerlukan;
Botol susu berujung sendok utk memberikan ASI/ jus buah & perlengkapan makan bayi ( sendok, piring, dll )
Pemeras Jeruk, Parutan & Saringan
Food Processor, Blender, Saringan utk melembutkan makanan tim
Baby Eat Chair

Hoho semoga listnya bermanfaat ^^